Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Jogja Kota Batik Dunia, sebuah predikat dan prestasi prestisius yang telah diperoleh Daerah Istimewa Yogyakarta dari World Crafts Council (WCC) – Wilayah Regional Asia Pasifik, sebuah lembaga swasembada bertaraf internasional yang berafiliasi dengan UNESCO dan memfokuskan pada peningkatan apresiasi terhadap berbagai kegiatan dan permasalahan Komunitas Kriya di dunia. Yogyakarta memiliki beragam keistimewaan yang telah diakui masyarakat baik dalam maupun luar negeri. Sebagai kota yang memiliki sejarah budaya dengan nilai luhur yang tetap lestari hingga saat ini, saya kira sebanding bila disejajarkan dengan kota-kota bersejarah di dunia lainnya. Salah satunya terbukti pada saat penganugerahan Yogyakarta sebagai World Batik City, dinobatkan pula Kota Dongyang – China sebagai World City of Wood Carving dan Kota Donique – Chili sebagai World City of Chamantos.

Jogja International Batik Biennale 2018 yang akan diselenggarakan pada 2-6 Oktober 2018 di Yogyakarta merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kita bersama atas gelar Yogyakarta World Batik City. Sebuah event internasional yang akan dihadiri oleh peserta dari berbagai penjuru dunia yang mengadakan berbagai diskusi, fashion show, pameran, karnaval dan kunjungan seni tentang batik khususnya dan seni kerajinan pada umumnya. Event ini diharapkan membuka mata dunia bahwa Indonesia memiliki potensi budaya, seni dan ekonomi dan juga tingkat pendidikan yang setara dengan negara maju lainnya.

Dengan Yogyakarta dapat merepresentasikan sebagai Kota Batik Dunia, maka seIuruh Batik Indonesia akan memperoleh manfaat, karena Yogyakarta dianggap sebagai anak sulung yang telah membuka pintu bagi kerajinan Batik Indonesia di mata dunia.

Saya sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah – Daerah Istimewa Yogyakarta, menghimbau kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan sepenuhnya pada penyelenggaraan Jogja International Batik Biennale 2018. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Yogyakarta, 10 Juni 2018

Gusti Kanjeng Ratu Hemas

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *